Mengenal Paru-Paru Basah: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

paru-paru basah

Pasti diantara kalian ada yang pernah di nasehati oleh orang tua kalian tentang larangan mandi di malam hari, katanya sih air bisa meresap ke dalam dada kita, merendam paru-paru kita, dan menyebabkan penyakit paru-paru basah.

Tapi apa paru-paru basah itu ? apakah benar disebabkan oleh mandi di malam hari ? artikel kali ini kita akan membahas mengenai paru-paru basah atau bahasa keren nya adalah Pneumonia.

Apa Itu Paru-Paru Basah ?

paru-paru basah
Designed by freepik

Paru-paru basah adalah sebutan awal untuk penyakit yang disebut dengan Pneumonia. Pneumonia sendiri berasal dari bahasa Yunani dari kata Pneu yang berarti paru-paru, Pneumonia artinya penyakit pada paru-paru.

Paru-paru basah ini terjadi oleh adanya infeksi kuman pada paru-paru kita, yang saya maksud bisa berupa virus, bakteri, ataupun jamur. Akibat adanya infeksi kuman ini, paru-paru mengalami radang mengakibatkan adanya lendir dan nanah yang mengisi paru-paru kita, oleh karena itu ada yang menyebutkan sebagai paru-paru basah, karena rongga-rongga yang ada dalam paru terisi oleh cairan.

Apakah Paru-paru Basah di Sebabkan Mandi di Malam Hari ?

Disini saya menekankan bahwa tidak ada kaitan langsung antara paru-paru basah dengan mandi di malam hari. Jadi, mandi di malam hari tidak menyebabkan cairan meresap ke dalam dada kita dan menenggelamkan paru-paru kita, itu tidak. Jadi tidak ada kaitannya mandi di malam hari dengan paru-paru basah.

Nah paru-paru basah sama seperti kebanyakan jenis penyakit lainnya, tergantung dari 3 faktor :

  1. Kumannya sendiri, seberapa kuat kuman bisa menginfeksi.
  2. Lingkungan dan gaya hidup kita.
  3. Daya tahan tubuh kita sendiri.

Nah, orang yang mandi di malam hari biasanya merupakan orang yang sering bekerja hingga larut malam, sehingga pola makannya buruk dan kurang beristirahat. Nah, gaya hidup buruk ini disertai dengan daya tahan tubuh menurun akibat pola hidup yang jelek yang menyebabkan seseorang lebih rentan terkena penyakit, tidak hanya Pneumonia tapi semua penyakit.

BACA JUGA  Pneumonia - Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Ingat, Pneumonia bukan disebabkan karena mandi dimalam hari, akan tetapi disebabkan oleh gaya hidup dan daya tahan tubuh yang kurang baik yang sering disertai dengan kebiasaan mandi dimalam hari. Itu lah yang menyebabkan paru-paru basah dan penyakit serius lainnya. 

Apa Saja Gejala Paru-paru Basah ?

Gejala paru-paru basah ini sangat mirip dengan radang tenggorokan dan pilek yaitu batuk, demam, dan sesak nafas. Seringkali juga terjadi nyeri kepala, kurangnya nafsu makan, mual-mual, muntah dan nyeri sendi.

Jika Gejalanya Mirip, Bagaimana Cara Membedakannya ?

Kalau batuk pilek atau radang tenggorokan biasa, terutama yang disebabkan oleh virus biasanya di hari pertama kedua justru malah parah, jadi dari proses awalnya sehat, kemudian sakit parah itu sangat cepat prosesnya untuk badan terkena demam, batuk-batuk berdahak banyak, bahkan nyeri saat menelan.

Tapi biasanya dalam waktu kurang dari 5 sampai 6 atau maksimal 7 hari gejala semakin mereda dan biasanya tidak ada sesak nafas, kalaupun ada sesak nafas bukan karena dada nya sesak nafas tapi karena hidungnya mampet.

Nah kalau untuk Pneumonia justru kebalikannya, di hari pertama ke 2 ke 3 ke 4 itu gejala tidak terlalu parah di hari ke 5 6 7 mulai batuk-batuk, mulai ada sesak nafas, dan di awal minggu ke 2 hari ke 8 sampe berikutnya gejala semakin berat.

Jadi kalau penyakit biasa semakin hari semakin ringan tapi kalau paru-paru basah justru malah semakin berat terutama setelah seminggu, dan demam semakin tinggi dan sesak nafas juga akan semakin berat.

Nah itulah gejala paru-paru basah, lalu kalau gejala nya mirip, kapan kita harus ke dokter ?

Ada 2 tanda utama yang membedakan antara paru-paru basah dengan batuk pilek atau radang tenggorokan biasa :

  1. Gejala tidak tidak membaik setelah 7 hari bahkan cenderung makin memburuk, maka jika kalian batuk pilek disertai dengan demam justru lebih buruk setelah 7 hari maka harus dicurigai sebagai paru-paru basah.
  2. Batuk pilek disertai dengan sesak nafas, ingat batuk pilek biasa atau radang tenggorokan biasa tidak pernah disertai dengan sesak nafas, mungkin mampet iya tapi bukan sesak nafas. Jika Anda sesak nafas maka untuk aman nya segera langsung ke dokter.
BACA JUGA  ISPA Pada Bayi - Penyebab, Gejala dan Cara Mengatasi

Ingat tingkat keparahan paru-paru basah sangat bergantung dari kuman yang menginfeksi serta daerah tubuh kita, bisa berkisar dari yang paling ringan hanya batuk pilek dan demam biasa, hingga yang memerlukan perawatan, memberikan perawatan extra jika yang dicurigai paru-paru basah atau pneumonia adalah anak-anak di bawah umur atau lansia diatas 65 tahun, karena pada dua kelompok tersebut Pneumonia akan memberikan gejala lebih parah dibanding dengan orang dewasa pada umumnya.

Agar aman segera berobat ke dokter jika ada sesak nafas dan batuk pilek yang tidak membaik setelah 7 hari. OK !

Itulah paru-paru basah atau Pneumonia. Sampai jumpa di artikel berikutnya…. Terimakasih.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*