7 Cara Mengatasi Sakit Kepala Paling Ampuh

7 Cara Mengatasi Sakit Kepala Paling Ampuh
Share
Tweet
Pin
Share
0 Shares

7 Cara Mengatasi Sakit Kepala Paling Ampuh

Oke sobat sehat, sebelum Anda membaca lebih lanjut tentang 7 Cara Mengatasi Sakit Kepala Paling Ampuh ini, ada baiknya Anda membaca terlebih dahulu artikel saya sebelumnya yang berjudul 6 penyebab sakit kepala yang paling sering terjadi.

Oke jika Anda sudah membaca tentang 6 penyebab sakit kepala, sekarang saya akan membahas 7 Cara Mengatasi Sakit Kepala Paling Ampuh.

Sebelumnya saya akan membahas terlebih dahulu apa itu yang namanya sakit. Jadi menurut TCM(Traditional Chinese Medicine), sakit merupakan sinyal pada tubuh kita yang menandakan bahwa terjadi penyumbatan aliran energi dan darah. 

Adapun penyebab penyumbatan tersebut bermacam-macam, contohnya terkena paparan angin, misalnya Anda yang duduk didepan kipas angin atau Anda duduk dan ternyata dibelakang Anda ada AC yang anginya langsung terkena belakang kepala Anda, itu juga dapat menyebabkan sakit kepala, karena terjadi gangguan energi di dalam tubuh Anda. 

Depresi juga menjadi salah satu faktor penyebab sakit kepala Anda. Selain itu cedera fisik juga menjadi salah satu penyebab sakit kepala Anda karena timbul gangguan pada aliran energi dan aliran darah.

7 Cara Mengatasi Sakit Kepala Paling Ampuh

7 Cara Mengatasi Sakit Kepala Paling Ampuh
Designed by freepik

1. Diet (Pola Makan)

Sebenarnya diet ini bukan hanya untuk orang-orang yang sekedar hanya ingin menurunkan berat badan. Diet di sini yang dimaksud adalah pola makan. Jadi, bagi mereka yang ingin menaikkan berat badan supaya stabil itu juga termasuk diet atau pola makan. Dalam hal ini adalah pola makan bagi mereka yang mengalami sakit kepala.

Lalu bagaimana  dietnya?

Sebelumnya saya akan menjelaskan terlebih dahulu bahwa aliran darah dan energi sangat bergantung pada apa yang dimakan setiap hari, karena makanan yang kita konsumsi dan nutrisi yang kita konsumsi akan berakhir di dalam darah dan meridian yang mana itu adalah sumber energi bagi tubuh kita.

Maka dari itu konsumsilah makanan-makanan berikut:

1. Makanan Real Food

Makanan real food adalah makanan langsung dari alam yang tanpa melalui proses penambahan pengawet, pemanis buatan, pewarna, pengharum dan sebagainya, yang mana bahan-bahan tersebut tidak berguna bagi tubuh Anda dan bahkan dapat membebani kerja organ-organ dalam tubuh Anda.

Contoh makanan-makanan tersebut adalah sosis, nuget, makanan kaleng, minuman kaleng, dan apalagi makanan-maknan yang tinggi kadar gulanya.
Saya tidak melarang anda jika Anda mengkonsumsinya hanya sesekali, tapi jika anda mengkonsumsi nya setiap hari, pikirkanlah kesehatan organ-organ tubuh Anda.

2. Mengkonsumsi bubur

Jika Anda sakit kepala, Anda dapat mengkonsumsi bubur dengan irisan daun bawang, bawang putih dan jahe. Bubur ini dapat membantu mengeluarkan keringat dalam tubuh Anda, dengan begitu akan menaikkan sistem imun Anda, jika sistem imun tubuh Anda naik maka tubuh Anda akan dapat melawan bakteri dan virus.

Bubur ini juga sangat baik bagi Anda yang menderita tekanan darah tinggi atau sering disebut dengan hipertensi. Bubur ini selain sangat baik bagi penderita hipertensi ataupun sakit kepala, bubur ini juga sangat baik untuk wanita yang mengalami PMS (Premenstrual Syndrome), dan sakit kepala tipe TTH (Tension Type Headache).

2. Tambahkan Suplemen

Anda bisa menambahkan suplemen pada menu makanan Anda. Tentu saja suplemen yang Anda makan usahakan berasal dari alam dan juga bukan yang sintetis. Suplemen yang saya anjurkan adalah:

  • Kalsium
  • Magnesium
  • Omega tiga
  • Vitamin B

Suplemen-suplemen tersebut dapat membantu mengurangi sakit dikepala Anda.

3. Olahraga Ringan

Untuk mengurangi sakit kepala, anda bisa melakukan aktivitas ringan atau berolah raga ringan. Contohnya seperti :

  • Jalan-jalan
  • Meditasi ditempat yang tenang
  • Menarik udara segar dipagi hari dengan tarikan nafas panjang. Hal ini dapat membuat tubuh Anda dapat menyerap lebih banyak oksigen dan membuat aliran darah lebih lancar dan oksigen akan mengalir di sekitar area kepala Anda dengan baik. Sehingga dapat mengurangi nyeri pada kepala Anda.

4. Hindari Obat-Obatan

Mungkin Anda sering mengkonsumsi obat-obatan yang anda beli sendiri tanpa adanya resep dokter. Perlu Anda ketahui sebaiknya Anda membaca terlebih dahulu apa efek samping obat tersebut. Karena banyak obat-obatan yang dapat menyebabkan efek samping atau nyeri kepala. Berikut obat-obatan yang dimaksud:

  • Pil Kb
  • Antistamin
  • Obat jantung

5. Hindari Kafein

Menurut beberapa orang dengan mengkonsumsi kopi atau makanan yang mengandung kafein dapat meredakan sakit kepala. Tapi menurut beberapa orang mengkonsumsi kopi atau kafein dapat menyebabkan sakit kepala. Maka dari itu Anda harus bisa mengetahui kondisi tubuh Anda itu cocok atau tidak dengan mengkonsumsi kafein atau justru kafein malah dapat menyebabkan sakit kepala.

6. Hindari Mengkonsumsi Alkohol

Alkohol ini juga dapat menyebabkan anda sakit kepala karena alkohol akan memperlebar pembuluh darah. Ketika pembuluh darah otak membesar, maka kamu bisa mendapatkan sakit kepala. Dan mereka yang menderita migrain, diharapkan untuk tidak mengonsumsi minuman alkohol ini.

7. Banyak Minum Air Putih

Bisa jadi Anda sakit kepala disebabkan oleh kurangnya mengkonsumsi air putih. Tubuh memerlukan air untuk proses metabolisme. Jika tubuh kekurangan air maka tubuh tidak akan bisa bekerja dengan baik, jangan sampai hal ini terjadi, apalagi sampai terjadi dehidrasi.

Dehidrasi disebabkan kurang nya cairan tubuh, sehingga terjadi banyak hal buruk pada tubuh seperti tidak fokus, mudah marah, sakit kepala, dan lain sebagainya. Jika Anda mengalami sakit kepala, maka Anda perlu memperhatikan konsumsi Air Anda, apakah sudah cukup ataukah masih kurang.

Oke sobat sehat, jadi itulah 7 hal yang dapat Anda lakukan dirumah bila Anda mengalami sakit atau nyeri kepala.

Dan tujuan saya membuat artikel ini sebenarnya untuk mengubah pola hidup Anda menjadi lebih baik. Dan artikel ini bukan bertujuan untuk menggantikan peran dokter untuk mendiagnosa penyakit Anda.

Dan ingat sekali lagi bahwa Anda tetap membutuhkan dokter untuk berkonsultasi.

Share
Tweet
Pin
Share
0 Shares

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*